JERIT MAKI NEGERI MERAH PUTIH “HENTIKAN !”

Cakar emas adalah Negeri kami
Lumuran darah adalah tempat lahir kami
Nuansa mewangi adalah Bhineka Tunggal Ika Negeri kami
Semangat juang kekokohan adalah Garuda kami
Hari indah bagi pemuda adalah Sumpah Pemuda Kami
Nuansa Histeris adalah juang 45 kami

Hai…Saudara Negeri ini
Usah caci sesama
Usah tuding sesama
Mual perut ku mendengar
Mau kau ku bilang gila atau haus, Jawab…!
Bingung kau, Takut kau, Persetan mulut haus gila mu itu
Enyah kau….! “atau ku cabik jadi makanan kelinci”

Negeri ini tak seharmonis Bhineka Tunggal Ika kami
Negeri ini tak segagah Garuda yang menggantung disetiap pajangan dinding
Aku tanya sama kalian wahai penghuni negeri merah putih
Mana janji kalian, udah kecibirkah, atau sudah dikebiri

Sambut negeri ini dengan malam mengait kasih
Usah haus dan gila dengan kuasa makhrifat mu
Apakah kau anggap juang lalu sebagai dongeng belaka
Hina aku mendengarnya, muntah aku melihatnya….jilat saja mulut usang mu
Setan…………….!

Bangkit,…jangan melamun kau disitu
Ahhhh…..payah…sudah buram dan tuli pendengaran mu
Hirarki kebisingan di otak mu sudah tumpul…bodoh…!
Lihat sapu lidi itu ”Kuat Bukan”, Bodoh….itu ilmu mu, bukan mulut mu
Setan…………….!
Ironis bukan…..dasar otak dengkul mu.

Cauuuuuuuuuuuuuuuu……………………

…..?

Buka hening pikir kita
Satukan semangat kita dulu
Letih sudah hempasan darah membanjiri negeri ini
Nyawa telah hilang,…camkan wahai saudara ku
Hentikan selimut kebodohan kita
Hentikan kobaran api yang usang itu
Setan telah merasuk dalam sukma kebencian
Sadarkan dengan renungan malam bertabur juang merah putih
Luput sudah hingar bingar mengusik negeri ini
Ayolah….bangkit dari kubur mu kawan
Semaikan pelipur embun penyejuk jiwa-jiwa kita
Hadapin dengan akal yang waras
Usah ragu….Bangkitlah….jiwa-jiwa lalu bersama kita
Usah toleh kebelakang…teknologi ini membuat buram pikir kita
Mana kecintaan mu, mana rasa sayang mu
Dicuri kucing kah ?
Tidak bukan !

Bersatu kita teguh bercerai kita runtuh………..!

Ironis bukan ?
Buka mata batin dan pikir kita bersama !
Tunjukkan pada negara lain kalau kita tak seperti itu !
Camkan itu…..?

Banda Aceh, 2010
Rusdi Hutagalung “Jerit rintih ku untuk anak bangsa”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: