Ayah Ibu

Di kota ini tempat ku memapah kehidupan
Sendiri berjuang tuk mencari periuk nasip
Jauh kedekatan merindu tanah kelahiran
Selalu bermimpi tatapan demi tatapan

Wahai ibu….
Hati ku rindu melanda pikir penjiwaan
Menahan kesendirian dalam pendikarian
Menjabarkan setiap petunjuk nasehat mu

Wahai Ayah….
Jiwa ini ingin berbincang seperti dulu
Meluapkan masalah demi masalah
Demi meluruskan setiap langkah ini

Cinta kasih membimbing panorama ku
Lipatan manis membuka pikir ku
Tiada upaya menanti hari pertemuan
Mersakan dan mengulang sejarah yang lalu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: