Diary Kecil Bernyayi

Serangkaian goresan menoreh diantara lapisan itu
mengikhtisarkan pengungkapan dengan alunan kecil mengiring
Lentikan kecil mulai mengukir kesahajaan diri
Melampirkan semangat idiologis penghayatan

Pikiran menyatu dalam semerbak membiru
Menghayut dalam rangkaian papahan kata
Alur dengung mengikuti pautan hati
Mengeluarkan Kesahajaan sebuah karya merdu

Bingkis mungil bernyanyi riang tanpa lelah
Ceria melayang memetik alunan syahdu
syair berbunyi sendu dalam pikir tenang
kewatakan diri meresapi goresan itu

Diary kecil bernyanyi mengiring suasana sepi
Malam itu mengiringi sebuah keindahaan tiada kira
Diary kecil bernyanyi meluap dalam semangat
Bintang Bulan mengiringi alunan keindahan itu

Indah….merdu….dengan kesahajaannya
goresan pun berakhir dalam kelelapan mimpi

2 Comments »

  1. Aliaz Said:

    Kau ingin melampirkan semangat atau semangan -?- idiologis penghayatan.
    Ah, mungkin kau sedang menggores dalam kelelapan mimpi, sehingga satu kata keluar dari rel nya…

  2. Maklum Non Aliaz pakek jurus kilat jd lari 1 rel, ya yg nama a manusia ada kesilapan


{ RSS feed for comments on this post} · { TrackBack URI }

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: