SEJARAH ASAL MUASAL SYAIR

“SYAIR”

Syair berasal daripada bahasa Arab, ertinya dalam bahasa Melayu ialah penyair. Syair dalam pengertian puisi dalam bahasa Arab disebut qasidah atau sihir. Sampai sekarang istilah qasidah itu masih popular di kampung-kampung yang gemar akan gambus Arab atau nyanyian-nyanyian dalam bahasa Arab dengan nama qasidah. Panjang syair sama dengan panjang pantun, baik kalimat mahupun jumlah suku katanya yang terdiri daripada empat kalimat, masing-masing sejumlah lapan hingga sebelas suku kata.Umumnya sajak sama keempat baris itu: a, a, a, a, tetapi ada juga yang bersajak a, b, a, b, seperti pantun. Pada zaman moden ini, manusia sudah banyak yang mempunyai selera yang kritis terhadap sesuatu hasil seni sastera, syair dalam bentuk lma itu tidak mampu lagi mewakili degupan jiwa mereka. Syair moden tidak mengutamakan sajaknya, tetapi pilihan kata teknik dan isinya. dilihat dari isinya, syair hampir sama dengan prosa, ada yang berupa hikayat, roman percintaan, dongeng dan sejarah, ratapan dan pendidikan.

2 Comments »

  1. thegjis Said:

    good job

  2. gila Said:

    jelek lo


{ RSS feed for comments on this post} · { TrackBack URI }

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: