Laju ku pada satu tabir
Wujud ku hanya si saja dungu
Merantai kata pada hati dan sastra dungu ku
Rendah jika terbaca namun sebuah resap penghujung kata pada maaf
Para rumpun penyair ! teriak ku
Sanjung ku hantarkan kepada Kalian
Menafsikan segudang imaji
Indah kata ku rasa saat menelaah
Biarkan dungu ku menatap irama mati
Hiska tampak layu dalam surutnya kata tarian ku
Kesahajan mulai ku atur tata bahasa kalbu dungu ku
Agar tangga seruling hati meraih kata seindah kalian
Redah biarkan saja
Itu sifat ku, usah risau penuh ragu atau ?
Parapati dan pagel mulai tampak diseluput kata ku
Tuk dapat arungi nuansa kepekaan terhadap imaji berlebihan
Di penghujung bait ku
Tertafsir sebuah engkap penghujung kata pada maaf
Terhantar pada para rumpun syair jiwa imaji ku
Banda Aceh, 24 Februari 2010
Rusdi Hutagalung (Si sajak dungu)







