Pasang surut sebuah peraduan
Tercabik gelombang kusut semraut
Merona mentari sore terasa menyengat
Desir angin menorehkan putaran gesit
Perih meneteskan peraduan membentur karang
Terpecah ombak meledak berserak lalang buana
Panorama tlah berubah menjadi klabu tak bernuansa
Nuansa berubah menjadi tragedi menuai keretakan
Cakrawala indah menjadi lautan hiska dalam hati
Tak terbendung oleh hamparan tebing2 bebatuan
Gunung-gunung seakan meledak kebingungan
Lautan hiska dalam hati tenggelam tanpa aroma
Menangis badai penghujan merengut awan menghitam
Rusdi Hutagalung (Pangeran menyepi)
Banda Aceh, 30 Januari 2010







