Disini ku berbaring sambil menghempaskan nafas ku
Mata ini melirik memandangi setiap sudut dinding 2 disekeliling ku
Tanpa sadar aku membayangkan apa makna terpendam dalam hati ini
Kurasakan penyepian ini teruz berlanjut entah hingga kapan
Sebuah kisah lalu tlah mengoyak sanubari ini
Membuat hati dan pikir ku muak dengan problematika silam
Selimut kebohongan yang ia berikan untuk ku
Membuat aku takut akan pelepah2 cinta yang aku miliki
Ya Rohman, berikan semangat jiwa ini tuk bangkit kembali
Agar aku dapat memilah tautan yang akan hadir dihati ini
Tiada daya dan upaya untuk membuang kemelut sanubari ini
Tiada tekat tuk menghampirin sang pemilik hati ini
Tutur perumpaan membuat ku risau akan segala penjabaran
Tanpa setetes denting yang mengait kebekuan hati ini
Seruling hati takkan bisa hadir dalam hidup ini
Bila mana sang pengukir terus menyepi dalam peratapan
YA Rohim, perlihatkan perisai penguat hati
Tuk dapat menerima tanpa sedikit menoleh kisah silam itu
Hapuskan semua goresan luka yang telah melukis dihati
Buang semua bongkahan yang telah membeku dan menutup hati ini
Rusdi Hutagalung
Aceh, 15 Januari 2010







